Peristiwa Maut KM Sembilang, Polisi Libatkan Ahli Scientific Crime

<
KARIMUN, KEPRI ✪ Peristiwa maut menelan korban tiga meninggal dunia dan sembilan luka bakar, berpangkal dari terbakarnya kapal roro KM Sembilang ketika melaksanakan proses docking di perusahaan galangan kapal PT Karimun Marine Shipyard (KMS) di Parit Benut, Meral, Kepulauan Riau, Rabu.
Kepolisian Resort (Polres) Karimun masih bekerja mendalami penyidikan ilmiah dengan melibatkan Scientific Crime Investigation (SC) atau disebut ahli forensik dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri cabang Medan untuk penyelidikan sumber penyebab terbakarnya Kapal Motor (KM) Sembilang.
“Saat ini kami masih terus menganalisis sumber penyebab insiden ini, dan menunggu hasil dari tim ahli forensik (puslabfor) Bareskrim Polri,” kata Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya, Kamis (1/7/2019).

Kepolisian Resort (Polres) Karimun melibatkan ahli forensik dari Scientific Crime Investigation / SCI (Puslabfor) Polri

Kendati untuk saat ini belum diketahui penyebabnya, meski demikian Kapolres Karimun lebih lanjut menerangkan, sumber api berasal dari bagian decking kapal. Dirinya juga menambahkan, saat peristiwa terjadi dipastikan sejumlah korban meninggal dunia dan luka bakar.
“Korban diidentifikasi tiga meninggal dunia, sembilan luka bakar, dan masih dalam perawatan di rumah sakit,” imbuh dia.
Menurut keterangan saksi, diperkirakan 29 orang sedang mengerjakan proses docking ketika terbakarnya kapal motor KM Sembilang, Rabu (31/7/2019). Peristiwa itu terjadi pada pukul 09.30 WIB, dan api berhasil dipadamkan sekira pukul 12.00 WIB. [rt]
Interaksi Berita