Penafsiran Kerugian Akibat Pertempuran Israel dan Palestina

GAZA ✪ Badan-badan bantuan UNRWA dan PBB sangat lega dengan diberlakukannya gencatan senjata yang mengakhiri bentrokan selama sebelas hari, pertempuran itu mereka katakan menimbulkan kerugian biaya sangat besar, dan tidak dapat diterima bagi penduduk sipil termasuk di Israel.

Korban tewas akibat pertempuran di Gaza sangat besar, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan sekitar 275 orang tewas dan lebih dari 8.000 orang luka-luka. Dikatakan 17 pusat perawatan kesehatan utama telah rusak dan obat-obatan penting, dan persediaan medis tidak mencukupi.

Meskipun pertempuran telah berhenti, Direktur Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk pengungsi Palestina (UNRWA), Matthias Schmale mengemukakan penduduk di Gaza berada dalam bahaya menghadapi bahan-bahan peledak yang belum meledak.

Berbicara dalam tautan video dari kota Gaza, ia mengemukakan UNRWA sedang bergerak dari tanggap darurat ke tahap pemulihan dini. Dirinya juga menambahkan akan melibatkan lebih dari sekedar memperbaiki apa yang telah rusak “ini merupakan bentuk penduduk yang ketakutan dan trauma, tingkat trauma ditambah dengan yang lainnya disebabkan oleh tiga perang sebelumnya, perang yang disebabkan oleh demonstrasi, perang melawan COVID, dan perang sekarang ini. Jadi kita tidak bisa melihat ini sebagai pembangunan fisik kembali, kita perlu membangun kembali kehidupan atau membantu kembali kehidupan.”

Schmale mengemukakan masih terlalu dini untuk menyebutkan berapa biaya untuk pembangunan kembali, dirinya menyatakan penafsiran kerusakan perlu dilakukan terlebih dahulu.

Komite Palang Merah Internasional menyatakan akan membutuhkan waktu bertahun-tahun atau puluhan tahun bagi Gaza dan penduduknya untuk pulih dari kerusakan yang terjadi di wilayah tersebut hanya dalam waktu kurang dari dua minggu.

Direktur Regional ICRC (UNRWA) untuk Timur Tengah dan Timur Dekat, Fabrizio Carboni mengemukakan keadaan darurat harus ditangani terlebih dahulu sebelum kebutuhan untuk pemulihan “ini terutama dipusatkan pada operasi kesehatan, perbaikan jaringan air bersih dan energi. Setelah itu kami punya kebutuhan jangka panjang yang harus ditangani dan membangun kembali prasarana untuk menangani kebutuhan kesehatan mental.”

Sekretaris Jenderal PBB, António Manuel de Oliveira Guterres mengatakan PBB akan melancarkan seruan kemanusiaan penuh untuk Gaza sesegera mungkin.

Sementara itu Koordinator Kemanusian (HC) PBB, Mark Lowcock mengatakan ia bermaksud memberikan $14 juta dolar dari dana kemanusiaan untuk wilayah palestina yang diduduki. [rt-pw]

Interaksi Berita
Interaksi Komentar: