Latihan Khusus Peregangan Sindrom Postural

INFOTAINMENT ✪ GAYA HIDUPGejala sindrom postural terlihat seperti sakit atau nyeri di punggung bawah, stres berkelanjutan pada jaringan yang tidak normal (postur tubuh yang tidak stabil).
Peregangan jari (Finger Stretch)
Peregangan Jari / Finger Stretch (Gambar-1)
Mekanisme timbulnya nyeri pada kondisi ini dapat ditunjukkan dengan lenturan jari telunjuk ke belakang sampai anda merasakan regangan (gambar 1). Pada titik ini tidak ada kerusakan jaringan atau nyeri, namun jika dipertahankan posisi ini cukup lama, jari Anda secara bertahap akan terasa sakit. Setelah jari dilepaskan untuk mengubah posisi, nyeri atau sakit akan mereda.
Sindrom postural di punggung bawah terjadi dengan cara yang sama dan biasanya karena duduk atau berdiri dalam posisi yang salah untuk jangka waktu yang lama (gambar 2 dan 3).
Ketika duduk dengan posisi membungkuk pada (gambar 2), punggung bagian bawah melengkung maksimal ke depan (mirip dengan berdiri dan menyentuh jari-jari kaki). Hal ini menempatkan kekuatan regangan yang cukup dan peningkatan beban pada sendi punggung bagian bawah anda dan secara bertahap akan menyebabkan gejala rasa sakit jika dipertahankan dalam durasi waktu yang berlebihan. Demikian pula, ketika berdiri dalam posisi tubuh yang salah seprti pada (gambar 3), tekanan yang cukup besar ditempatkan pada sendi punggung bagian bawah anda. Ini juga secara bertahap akan menyebabkan gejala rasa sakit jika bertahan terlalu lama.
Postur duduk yang salah / Poor Sitting Posture
Postur duduk yang salah / Poor Sitting Posture (Gambar-2)
Sebagaimana hal ini menempatkan kekuatan peregangan yang cukup besar dan meningkatkan beban pada sendi punggung bawah anda dan secara bertahap akan menyebabkan gejala seperti nyeri atau rasa sakit jika dipertahankan dalam durasi waktu yang berlebihan. Demikian diuraikan oleh Physio Advisor sebagai sumber.
Demikian pula ketika berdiri, postur tubuh yang salah seperti contoh pada (gambar 3), bertumpu pada sendi punggung bawah. Hal ini secara bertahap akan menyebabkan gejala nyeri atau sakit jika berkelanjutan terlalu lama.
Postur berdiri yang salah / Poor Standing Posture (Gambar-3)
Secara individu jika mengalami nyeri punggung bawah atau sakit karena posisi postural (keseimbangan) berkelanjutan tanpa kerusakan jaringan, maka kondisi ini dikenal sebagai ‘sindrom postural’ dari tulang belakang (lumbar).
Penyebab sindrom Postural
Suatu kondisi Sindrom postural disebabkan oleh keadaan posisi postur tubuh yang tidak seimbang selama jangka waktu lyang ama. Hal ini dapat terjadi dalam posisi apapun seperti berdiri atau berbaring, maupun posisi duduk (misalnya di depan komputer, saat mengemudi atau menonton televisi).
Sindrom postural juga relatif umum selama kegiatan sehari-hari atau posisi membungkuk ke depan dari punggung bawah, seperti berkebun, menyapu, atau mencuci piring.
Dalam dunia olahraga, sindrom postural sering terlihat pada atlet dalam cabang kegiatan yang melibatkan kelenturan postur seperti bersepeda, pemain hoki, penangkap bisbol dan penjaga gawang dalam kriket.
Tanda dan gejala sindrom postural
Keadaan sindrom postural dalam gerakan normal akan bebas dari rasa sakit, namun gejala dialami saat postur tubuh dalam posisi tidak stabil dengan waktu yang cukup lama. Sebagaimana dapat terjadi di berbagai posisi seperti berdiri, duduk, jongkok atau berbaring.
Rasa sakit nyeri biasanya dialami di daerah punggung bagian bawah dan terkadang disertai dengan gejala pada punggung atas, bahu atau leher. Biasanya rasa sakit yang terkait dengan kondisi ini akan cepat teratasi setelah pindah atau berubah posisi dari bagian struktur yang terkena dampak.
Diagnosis sindrom postural
Sebuah subjektif dan objektif pemeriksaan menyeluruh dari fisioterapis biasanya cukup untuk mendiagnosis sindrom postural dari punggung bawah. Penyelidikan seperti X-ray, MRI atau CT scan mungkin diperlukan dalam kasus ini.
Prognosis sindrom postural
Prognosis pasien dengan sindrom postural termotivasi dengan pengobatan fisioterapi, saran dan latihan. Kebanyakan pasien dapat mencapai status bebas rasa sakit setelah koreksi postur tubuh dalam posisi yang salah.. Pelatihan ulang pola gerakan dan melakukan latihan yang tepat sangat penting untuk mencegah gejala kekambuhan.
Faktor yang berkontribusi untuk pengembangan sindrom postural
Ada beberapa faktor yang dapat berkontribusi pada pengembangan sindrom postural dari punggung bawah. Faktor-faktor ini perlu dikaji dan diperbaiki dengan fisioterapis, diantaranya:
  • Bentuk postur yang salah
  • Jarang melakukan kegiatan ergonomis (set-up)
  • Kekakuan sendi (terutama dari punggung bawah atau pinggul)
  • Gaya hidup (tidak banyak bergerak)
  • Stabilitas yang buruk
  • Kelemahan otot (terutama dari punggung bawah, ekstensor punggung atas dan retraktor skapula)
  • Kekakuan otot (terutama gluteals, fleksor pinggul, perut dan paha belakang)
  • Gaya hidup atau pekerjaan yang melibatkan sejumlah besar kegiatan duduk, membungkuk, membungkuk atau lifting
  • Kursi yang tidak pantas (workstation set-up)
  • Penurunan kebugaran atau kelelahan
  • Gaya hidup yang melibatkan penggunaan berlebihan dari komputer, laptop dan televisi
  • Periode pemulihan yang tidak memadai dari posisi postural
Latihan untuk sindrom postural
Latihan berikut umumnya diresepkan untuk pasien dengan kondisi tidak stabil. Beberapa latihan meningkatkan keselarasan leher dan punggung atas, kemudian mendorong postur secara optimal di punggung bawah. Anda harus mendiskusikan kesesuaian semua latihan ini dengan fisioterapis sebelum memulai. Secara umum, latihan awal dan menengah harus dilakukan 3-5 kali sehari, sementara latihan lanjutan harus dilakukan dua kali sehari.
Semua latihan ini dilaksanakan, apabila tidak menyebabkan gejala. Fisioterapis menyarankan kapan saat yang tepat untuk anda memulai latihan dan berlanjut ke latihan menengah hingga berikutnya. Sebagai aturan umum, kelanjutan penambahan latihan atau pengembangan latihan sebaiknya jika tidak ada peningkatan gejala.
Siku / Elbow Prop (Gambar-8)
Penerapan Latihan Siku (Elbow Prop)
Mulai berbaring di perut anda seperti pada (gambar 8). Perlahan-lahan bergerak ke atas siku asalkan tidak menimbulkan gejala. Tahan posisi ini selama 2-5 detik dan kemudian kembali berbaring datar. Ulangi 10 kali, dilakukan bila tidak ada gejala. Ulangi 3-5 kali sehari.
Bahu / Shoulder Blade Squeezes (Gambar-9)
Bahu (Shoulder Blade Squeezes)
Mulailah duduk atau berdiri tegak dengan punggung dan leher tegak lurus seperti pada (gambar 9). Remas bahu anda bersama-sama sejauh yang anda bisa tanpa rasa sakit dan sampai peregangan maksimal. Tahan selama 5 detik dan ulangi 10 kali, dilakukan bila tanpa rasa sakit. Ulangi 3-5 kali sehari.
Dagu / Chin Tucks (Gambar-10)
Dagu (Chin Tucks)
Mulailah duduk atau berdiri tegak dengan punggung dan leher lurus, bahu sedikit ke belakang seperti pada (gambar 10). Tarik dagu anda sedalam mungkin tanpa rasa sakit asalkan anda merasa tidak lebih dari peregangan ringan dan sedang. Jaga agar mata dan hidung anda menghadap ke depan. Tahan selama 2 detik dan ulangi 10 kali asalkan latihan ini bebas dari rasa sakit. Ulangi 3 – 5 kali sehari.
Interaksi Berita