Keputusan Nasib Atlet Rusia di Olimpiade Rio

Menteri Olahraga Rusia, Vitaly Mutko berterima kasih atas keputusan Badan eksekutif IOC atas larangan atlet Rusia di Olimpiade Rio de Janeiro dan mengklaim bahwa doping adalah masalah dunia

DELIK SPORT ✪ SWISS Komite Olimpiade Internasional (IOC) menampik penerapan larangan atas para atlet Rusia dalam Olimpiade Musim Panas Rio 2016 mendatang, terkait mencuatnya skandal doping yang diduga disponsori negara Rusia, Minggu (24/7).
Badan eksekutif IOC menegaskan penentuan nasib para atlet Rusia apakah akan bertanding, keputusan diserahkan kepada badan federasi olahraga masing-masing sebelum Olimpiade Rio 2016 dimulai di Brasil pada 5 Agustus.
Keputusan itu bergema setelah sebuah laporan independen menemukan bukti skandal doping atlet yang disponsori negara Rusia di Olimpiade Sochi 2014, pada akhirnya mendorong Badan Anti-Doping Dunia untuk menyerukan larangan atlet Rusia di Olimpiade Rio de Janeiro.
Sebelumnya, menurut rilis Sky News, pelarangan atlet Rusia untuk bertanding telah diberlakukan, menyusul keputusan Pengadilan Olahraga Arbitrase awal pekan lalu.
Menteri Olahraga Rusia, Vitaly Mutko mengatakan ia berterima kasih atas keputusan IOC dan mengklaim bahwa doping adalah masalah dunia, bukan hanya Rusia.
Dia mengatakan atlet Rusia akan menghadapi pertandingan rumit, tetapi ia berharap pada akhirnya atlet akan menggapai sukses.
Mutko menambahkan mayoritas federasi olahraga akan mendukung hak atlet Rusia untuk bersaing di Olimpiade.
Sementara Para pejabat pemerintah Rusia mengatakan tuduhan doping adalah bagian dari konspirasi Barat terhadap negara mereka.
Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperingatkan bahwa skandal bisa memblok gerakan Olimpiade dan akan memicu ketegangan politik, ketika itu Amerika Serikat memimpin pemboikotan Olimpiade Musim Panas pada 1980 di Moskow dan Uni Soviet memimpin pemboikotan Blok Timur pada Olimpiade Los Angeles empat tahun kemudian. [rt]
Interaksi Berita