Kejaksaan Federal Swiss Analisis Kasus Baru Blatter Mantan Presiden FIFA

GENEVA, SWISS ✪ Mantan presiden FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional) kedelapan, Sepp Blatter diduga telah melakukan penyalahgunaan anggaran sebsar 1 juta dolar. Dana pinjaman tersebut diperuntukan kepada Asosiasi Sepakbola Trinidad dan Tobago pada 2010.
Kantor Kejaksaan Agung Swiss (AOG) telah memberitahu kepada pihak Blatter berdasarkan laporan sebuah dokumen rahasia yang sempat di perlihatkan kepada Associated Press (AP) atas dugaan pelanggaran yang baru dilakukannya itu berada di wilayah yurisdiksi federal.
Blatter, berusia 84 tahun itu membantah tuduhan yang ditujukan kepadanya terkait skandal keuangan badan sepak bola dunia.
Blatter yang kerap menuai kontroversi, sedang menjalani hukuman selama enam tahun larangan beraktifitas dalam kegiatan FIFA hingga 2022, dan saat ini badai menerpanya kembali, dirinya terancam akan dipidana.
Laporan dokumen itu merincikan data estimasi pengeluaran anggaran FIFA pada 13 April 2010 yang telah disalahgunakan.
Dugaan skandal korupsi terbaru itu masih dalam proses investigasi federal, sebagaimana telah diatur dalam pasal 23 dan 24 KUHAP Swiss dan undang-undang federal.
Dua mantan pejabat senior FIFA, Sekretaris Jenderal Jérôme Valcke, dan Direktur Keuangan Markus Kattner juga masuk dalam daftar dokumen tersebut.
 
Associated Press (AP)
Interaksi Berita