Indeks Pasar Saham Kasino Makau Jatuh, Implikasi Penangkapan Alvin Chau

HONG KONG ✪ Indeks pasar saham kasino Makau jatuh pada Senin (29/11/2021), implikasi tersebut karena diguncang oleh penangkapan 11 orang terkait dengan perjudian lintas batas dan pencucian uang, berikut Alvin Chau pemegang saham operator junket terbesar.

Indeks pasar saham di MGM China Holdings (2282.HK) turun 11%, sementara Wynn Macau (1128.HK) kehilangan 9% dan Sands China (1928.HK) turun 6% karena investor khawatir tentang potensi kerugian bisnis jangka pendek serta jangka panjang dari sikap garis keras DAS terhadap sektor tersebut oleh pihak berwenang di Makau, dan China daratan.

CEO perusahaan investasi sektor perjudian Suncity Group Holdings (1383.HK), Alvin Chau secara luas diyakini telah ditangkap.

Pihak berwenang Makau sebelumnya mengatakan pada konferensi pers pada hari Minggu (28/11/2021), bahwa seorang pengusaha berusia 47 tahun bermarga Chau termasuk 11 orang dalam penyelidikan terhadap sindikat perjudian lintas batas dan pencucian uang, telah ditahan.

Pengembangan itu bergulir setelah surat perintah penangkapan yang dikeluarkan untuk Alvin Chau pada Sabtu (27/11/2021), atas tuduhan telah mengoperasikan kegiatan perjudian di daratan China.

Polisi Makau mengulas bahwa 11 orang yang ditangkap tersebut telah mengakui beberapa tuduhan, termasuk mendirikan platform perjudian di luar negeri dan melakukan kegiatan perjudian virtual ilegal, tetapi menolak untuk bekerja sama dalam masalah lain.

Pihak berwenang Wenzhou menuduh Chau membentuk jaringan agen junket yang mempekerjakan warga untuk terlibat dalam kegiatan perjudian lepas pantai dan lintas batas, serta mendirikan perusahaan manajemen aset di daratan untuk membantu para penjudi melakukan transfer dana lintas batas.

Selain itu, operator junket yang dikelolanya telah mendatangkan pemain besar untuk bermain di kasino. Demikian dilansir dari Thomson Reuters.

Menurut konsultan game yang berbasis di Makau, Carlos Lobo, Suncity telah menyumbang lebih dari 50% pendapatan junket dan 50% dari pendapatan game di Makau.

“Dampaknya pada industri perjudian sangat besar … (Suncity) besar kemungkinan gagal, namun sistemnya tidak akan runtuh,” kata dia.

Pendiri konsultan game Makau IGamiX, Ben Lee mengatakan tindakan keras itu menandakan era baru untuk perjudian di Makau dan hubungan dengan China daratan.

“Itu berarti China tidak akan lagi mentolerir Makau mempromosikan perjudian dalam bentuk atau cara apa pun ke daratan,” kata dia.

Saham Suncity Group, yang memiliki valuasi pasar HK$1,7 miliar (US$220 juta), ditangguhkan dari perdagangan pada hari Senin. Indeks pasar saham jatuh 165% sepanjang tahun ini, dan kasino bekas jajahan Portugis itu berjuang dengan kelangkaan pelancong karena pembatasan virus corona.

Chau juga mengendalikan dan pemegang saham di Sun Entertainment Group Ltd (8082.HK), sebuah perusahaan produksi film dan jasa kremasi, sebagaimana saham tersebut anjlok 25% pada hari ini. Sementara itu dewan perusahaan tidak percaya bahwa masalah yang berkaitan dengan urusan pribadi Chau akan berdampak material pada bisnisnya.

Sejauh ini sebelum pandemi COVID-19, pemerintah Makau memperoleh lebih dari 80% pendapatan pajaknya dari industri perjudian, yang mempekerjakan sekitar tiga perempat dari 600.000 penduduk wilayah itu, baik secara langsung maupun tidak langsung. (*)

Interaksi Berita
Interaksi Komentar: