Hongkong Berdarah, Seorang Politisi Nyaris Kehilangan Kuping

HONGKONG ✪ Seorang politisi pro-demokrasi dan empat orang lainnya terluka ketika seorang pria yang memegang pisau menyerang para pengunjuk rasa di Hong Kong, Minggu (3/11).
Penyerang itu menebas dan menusuk orang-orang di mal Cityplaza, satu di antara beberapa pusat perbelanjaan tempat para pemrotes berkumpul untuk menuntut reformasi pemerintah pada akhir pekan ke-22 berturut-turut.
Media lokal melaporkan penyerang mengatakan kepada para korbannya bahwa Hong Kong adalah milik China.
Empat pria dan seorang wanita dibawa ke rumah sakit, dua dinyatakan dalam kondisi kritis.
Seperti di beritakan VoA, di antara yang terluka adalah politisi Andrew Chiu Ka-yin, yang sebagian telinganya digigit ketika dia berusaha mencegah penyerang meninggalkan tempat kejadian.
Kota semi-otonom itu telah terperosok dalam protes besar-besaran selama lebih dari lima bulan yang sering kali disertai kekerasan. Aksi demonstrasi itu pada awalnya dipicu oleh usulan RUU ekstradisi, tetapi kemudian berkembang menjadi tuntutan untuk demokrasi penuh bagi Hong Kong.
Interaksi Berita