KSOP Karimun Perhatikan Lonjakan Pemudik dan Pergerakan Angkutan Lebaran

KARIMUN, KEPRI ✪ Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Balai Karimun bersama instansi terkait melakukan pemeriksaan kesiapan jajaran guna mengantisipasi lonjakan pemudik dan pergerakan lalu lintas pada masa angkutan lebaran Tahun 2022.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, Jon Kenedi, usai memimpin Apel Kesiapan Angkutan Laut Lebaran 2022, di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Senin(18/4).

Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) melalui Kepala KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, Jon Kenedi menyampaikan pesan dan penekanan ke seluruh jajaran untuk memastikan seluruh penumpang agar tidak terjadi penumpukan di pelabuhan.

“Untuk protokol kesehatan wajib diterapkan seperti pengecekan suhu tubuh penumpang, penyemprotan disinfektan secara berkala oleh instansi atau operator yang bertanggung jawab dan aplikasi peduli lindungi,” tegasnya.

Jon Kenedi menambahkan perlunya peningkatan pengawasan terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran serta koordinasi dengan instansi, dan stakeholder terkait. Termasuk BMKG setempat untuk penyebaran infornasi prakiran cuaca.

“Semoga dengan dilaksanakan apel kesiagaan ini mampu bekerjasama dengan baik, dan dapat mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Disamping itu, Jon Kenedi juga menjelaskan bahwa pihaknya telah berkomitmen untuk mendukung aturan pemeriksaan bagi penumpang.

“Penumpang yang sudah mendapatkan vaksin dosis kedua dan ketiga (booster), tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau rapid test antigen,” terangnya.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Balai Karimun, Jon Kenedi lebih lanjut mengatakan bahwa saat ini tersedia 78 armada yang diperkirakan berkapasitas 14.200 orang. Dan, diprediksi terjadinya lonjakan sekitar 34 persen di tahun ketiga saat pandemi Covid-19.

“Kita juga sudah memberitahukan kepada perusahaan pelayaran untuk wajib memperbaharui atau meng-update informasi terkini dan jadwal kedatangan atau keberangkatan kapal, baik di pelabuhan maupun melalui media sosial,” pungkasnya. (jam)

 

Penulis: J. Nababan
Editor: Rizal Tanjung

Interaksi Berita
Interaksi Komentar: