Sentimen Anti-Rusia, AS Batalkan Momentum Peringatan Perang Dunia 2

Sentimen Anti-Rusia (russophobia) merupakan spektrum keragaman dari rasa negatif, kebencian, aversi, derisi dan penghakiman terhadap Rusia.

WASHINGTON-DC ✪ Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Federasi Rusia untuk Amerika Serikat, Anatoly Antonov mengatakan kepada media, bahwa AS telah membatalkan momentum upacara tahun ini untuk mengenang pertemuan bersejarah tentara Soviet dan Amerika di Elbe pada 25 April 1945, yang berlangsung setiap tahun di Pemakaman Arlington, Washington di peringatan Spirit of Elbe.

“Secara formal peringatan ini dibatalkan oleh Arlington Cemetery, pemberitahuan ini direkomendasi dari Departemen Luar Negeri. Kami memahami reaksi ini karena sentimen Anti-Rusia atau Russophobia dikerahkan hari ini di Amerika Serikat,” tuturnya.

Persemakmuran Negara-Negara Merdeka CIS, diplomat Rusia, veteran Perang Dunia II, dan pejabat Amerika sebelumnya kontinuitas meletakkan karangan bunga di peringatan itu setiap tahun.

Presiden AS saat itu dipimpin Donald Trump dan rekannya Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama pada tahun 2020, bahwa “Semangat Elbe’ adalah contoh bagaimana kedua negara dapat mengesampingkan perbedaan, membangun kepercayaan, dan bekerja sama dalam mengejar tujuan yang lebih besar.”

Mengutip dari RT News, pertemuan pasukan Soviet dan Amerika di kota Torgau, Jerman di Elbe yang berlangsung pada 25 April 1945 merupakan peristiwa figuratif kebersamaan Sekutu dalam kemenangan atas Nazisme.

Momentum peringatan ini menggambarkan tentara Soviet dan Amerika berjabat tangan di Jembatan Elbe di Pemakaman Arlington pada April 1995 untuk memperingati ulang tahun ke-50 acara tersebut. (*)

Interaksi Berita
Interaksi Komentar: