Bagaikan Api Dalam Sekam, Ternyata Biden dan Putin Juga Merindu Kedamaian

WASHINGTON ✪ Sekretaris pers Gedung Putih, Jen Psaki mengatakan Amerika Serikat sependapat dengan Rusia bahwa tidak akan ada pihak yang unggul sebagai pemenang jika perang nuklir terjadi, demikian dirinya memaparkan dalam kegiatan pengarahan dan penekanan, Senin (2/5/2022).

“Seiring bergulirnya waktu, Rusia dan AS sepakat bahwa perang nuklir tidak akan berlaku. Kami setuju dengan itu, penting bagi setiap negara untuk konsolidasi kembali, demikian juga untuk setiap pejabat terpilih agar kedepan diminta berkomitmen yang sama,” singkapnya.

Selain itu dirinya juga menekankan bahwa Presiden Amerika Serikat Joe Biden tetap dengan landasan koridornya, tidak akan mengirim pasukan ke Ukraina.

“Saya catat pandangan Presiden tersebut, sebagaimana pendiriaannya tetap berlanjut untuk tidak menempatkan laskar AS di medan pertempuran dimana nantinya akan menjadi prahara dalam pertempuran ini. Kami perjelas, komitmen ini adalah demi rakyat Amerika,” tegas Psaki.

Mengutip dari Kantor Berita Rusia (TASS), sejauh ini situasi yang bergalau di Ukraina lanjutnya, telah berubah menjadi konflik pertikaian secara tidak langsung antara NATO dan Rusia.

“Pertempuran ini adalah perang antara Rusia dan Ukraina. NATO dan Amerika Serikat tidak ingin terlibat terlalu jauh. Artinya, saya pikir hal ini sangat krusial dan fatal bagi kita sumua jika Washington, dan Moskwa tidak mencermatinya kedepan,” ulas Psaki memungkas. (*)

Interaksi Berita
Interaksi Komentar: