Gianni Infantino, Presiden Baru FIFA 2016

“Infantino akan melanjutkan sisa masa jabatan Blatter yang terpilih Mei lalu, artinya dia akan menjabat hingga 2019. Menurut dia ini adalah suatu perjalanan yang luar biasa, dan napas sepakbola tetap hidup bagi insan pecinta sepakbola”

DELIK SPORT ✪ ZURICH Gianni Infantino terpilih menjadi presiden ke-9 FIFA pada putaran kedua di Zurich, Jumat (26/2), menggantikan Sepp Blatter dan berjanji untuk mengembalikan era baru dalam badan sepak bola dunia.
Pemilihan presiden FIFA memasuki putaran kedua, Pria berdarah campuran Swiss-Italia, Gianni Infantino (45) mengalahkan kandidat unggulan Sheikh Salman bin Ibrahim al-Khalifa di putaran pertama namun gagal mendapatkan mayoritas dua pertiga suara.
Mayoritas suara atau lebih dari 50 persen – 104 suara cukup untuk kemenangan di babak kedua. Infantino berhasil meraih 115 suara atau 11 suara lebih banyak dari yang dia butuhkan untuk menang. Sheikh Salman mendapat suara dari perwakilan 88 negara sementara Pangeran Ali al-Hussein hanya mendapat suara dari wakil empat negara.
“Saya pikir dia akan menemukan kepala eksekutif yang baik – karena itu hal penting di sini, menemukan kepala eksekutif yang baik untuk menjalankan hal-hal yang terbaik. Tapi saya tidak berpikir dia seorang politikus, sedangkan kami baru saja memiliki seorang politisi selama bertahun-tahun,” kata dia kepada Sky Sports News dilansir melalui Daily Mail.
Infantino akan melanjutkan sisa masa jabatan Blatter yang terpilih Mei lalu, artinya dia akan menjabat hingga 2019. Dia mengungkapkan, bahwa hal ini adalah suatu perjalanan yang luar biasa dan napas sepakbola tetap hidup disetiap insan pecinta sepakbola.
“Kami akan mengembalikan citra dan kehormatan FIFA, mengimplementasikan reformasi dan menerapkan good governance dan transparansi. Saya ingin bekerja dengan anda semua, bersama-sama untuk memulihkan dan membangun kembali era baru FIFA di mana kita dapat menempatkan lagi sepak bola di ajang arena,” kata Infantino kepada kongres.
Jabatan Presiden FIFA
1904-06: Robert Guerin (Perancis)
1906-18: Daniel Woolfall (Inggris)
1918-21: Kekosongan jabatan presiden setelah kematian Woolfall
1921-54: Jules Rimet (Perancis)
1954-55: Rodolphe Seeldrayer (Belgia)
1955-61: Arthur Drewry (Inggris)
1961-74: Sir Stanley Rous (Inggris)
1974-98: Joao Havelange (Brazil)
1998-2015: Sepp Blatter (Swiss)
2016-: Gianni Infantino (Swiss)
Nama: Gianni Infantino
Umur: 45 tahun Kebangsaan: Swiss-Italia dan berasal dari Brig di kanton Swiss Valais
Latar Belakang: Seorang pengacara dan administrator di departemen universitas dan kemudian sekretaris jenderal UEFA sejak tahun 2000
Manifesto: Meningkatkan Piala Dunia untuk 40 tim
PROFIL
Gianni Infantino, Enam bulan lalu ia tidak berniat sama sekali untuk menggantikan posisi Sepp Blatter. Sebagai hitam dan tidak difavoritkan ternyata cukup puas dengan posisi sebelumnya sebagai sekretaris jenderal UEFA. Dia mengikuti pemilihan presiden FIFA untuk mewakili benua biru, menggantikan kursi panas Michel Platini yang menarik diri atas alasan skandal. [rt]
Interaksi Berita