FIFA Imbau Indonesia Kepangkuan Badan Federasi

“Penundaan atau penangguhan Indonesia dari sepak bola internasional atas campur tangan pemerintah”

DELIK SPORT ✪ MEKSIKO Suspensi (penundaan atau penangguhan) Indonesia dari sepak bola internasional atas campur tangan pemerintah dalam federasi sepak bola telah berakhir setelah hampir masa satu tahun, demikian pernyataan Presiden FIFA Gianni Infantino, Jumat (13/5).
Namun demikian, Kongres FIFA menegaskan suspensi yang ada untuk Kuwait dan Benin juga terlibat campur tangan pemerintah dalam asosiasi sepakbola mereka.
Infantino mengatakan kepada para delegasi tentang keputusan Indonesia, salah satu pasar sepakbola terbesar di Asia, diambil alih oleh Dewan FIFA setelah pemerintah menyetujui keputusan yang dianggap tidak dapat diterima di federasi sepak bola.
“Pemerintah Indonesia telah menasehati kita bahwa keputusan yang menyebabkan suspensi telah dikemukakan,” kata Infantino.
Konfederasi Sepak Bola Asia menyambut Indonesia kembali ke lingkaran keluarga sepak bola Asia namun AFC mengatakan akan terus berjuang setiap campur tangan pemerintah.
“Komite Eksekutif AFC telah menegaskan terhadap intervensi pemerintah dalam olahraga secara menyeluruh dan sepak bola pada khususnya,”kata badan daerah dalam sebuah pernyataan, Sabtu. Demikian dikutip dari Jakarta Globe.
Pertemuan yang telah berlangsung di Delhi November lalu, di Doha bulan Januari dan Kuala Lumpur bulan Maret, Komite Eksekutif AFC di Mexico City menegaskan bahwa tidak ada keharusan peluang pemerintah untuk campur tangan.
FIFA juga memperingatkan pemerintah pada bulan Juni setelah sederetan polemik antara pemerintah dan asosiasi sepak bola Indonesia (PSSI) di mana tim harus dimasukkan kembai ke jajaran liga domestik.
Pemerintah menghentikan kegiatan PSSI dan melarang dua tim yang pemiliknya gagal memenuhi peraturan pemerintah.
FIFA berupaya menyelesaikan silang pendapat, dan berharap kepada pemerintah Indonesia agar timnas kembali bergabung pada Piala Dunia 2018 dan 2019 serta kualifikasi Piala Asia.
Infantino menambahkan, demikian dikutip dari reuters, bahwa kasus yang melibatkan Kuwait dan Benin akan diselesaikan segera mungkin.
“Saya merasa sedih berada di sini, dan mengusulkan kepada Anda bahwa kami menangguhkan dua asosiasi. Di sisi lain, kita perlu melindungi asosiasi dari campur tangan pemerintah, itu adalah salah satu tugas utama kami,” kata Infantino.
Kuwait FA (KFA) diskors oleh FIFA pada bulan Oktober setelah badan sepak bola memutuskankan RUU olahraga merupakan gangguan pada asosiasi sepak bola negara itu. [rt]
Interaksi Berita