Babak Baru Merengkah Hubungan Militer Israel dengan Media Internasional

YERUSALEM ✪ Serangan udara Israel telah menghancurkan gedung bertingkat kantor berita biro Associated Press di Jalur Gaza yang berkantor pusat di New York City, Sabtu.

Militer Israel menyerukan imbauan keras sebagai bentuk peringatan bahwa dalam rentang waktu kurang dari satu jam agar penghuni gedung segera mengungsi dan mengosongkan bangunan, dimana ketika itu dua belas staf AP dan pekerja lepas sedang bekerja, dan beristirahat di kantor biro.

Serangan yang menggelegar itu meluluhlantakkan bangunan, meskipun tidak ada yang terluka namun serangan udara tersebut telah menghancurkan markas kedua jurnalis Associated Press, dan menandai babak baru hubungan yang rengkah antara militer Israel dengan media internasional.

Sebagai bentuk pembenaran, Militer Israel menuding biro Associated Press menampung intelijen militer Hamas dan berupaya menyensor liputan serangan tanpa henti antara Israel terhadap militan Hamas.

Sebelum serangan itu terjadi, Kantor Berita AP melakukan komunikasi kepada pihak militer, menteri luar negeri dan kantor perdana menteri Israel namun diabaikan.

Sementara, Presiden AS Joe Biden melakukan kontak langsung dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tentang kekerasan yang terus semakin meningkat.

“Dia menyuarakan keprihatinan tentang keselamatan dan keamanan jurnalis dan memperkuat kebutuhan untuk memastikan perlindungan mereka,” kata Gedung Putih.

Sementara, Komunitas kebebasan pers Internasional mengutuk keras serangan itu, demikian diuraikan Associated Press (AP).

Interaksi Berita
Interaksi Komentar: